Ulasan Seputar Jenis Kanker Darah, Gejala dan Penyebabnya

Posted by Ayied Muhammad Riduan on 10:08 AM in
Darah merupakan cairan yang mengisi tubuh manusia. Di dalam cairan darah tersebut terdapat sel-sel darah yang melakukan berbagai fungsinya. Sel darah diproduksi di sumsum tulang belakang manusia. Dalam pertumbuhannya, sel darah bisa menjadi abnormal karena dipengaruhi oleh gaya hidup kurang sehat hingga masalah genetik. Sel darah tidak normal ini mencegah sel darah melakukan fungsinya dengan baik bahkan mengubah sel darah normal lain menjadi sel darah abnormal. Dengan begitu, lama kelamaan darah tidak bisa melakukan fungsi salah satunya adalah memerangi penyakit. Kondisi dimana sel darah berubah menjadi abnormal inilah yang disebut sebagai kanker darah atau blood cancer.

Gejala dan Penyebab Kanker Darah

Blood cancer merupakan penyakit yang sukar dideteksi pada stadium awal. Penderita hampir belum menunjukkan gejala apapun hingga sel kanker berada di stadium lanjut. Meski begitu tak ada salahnya Anda mengetahui apa saja gejala blood cancer ini sehingga bisa lebih waspada. Berikut adalah gejala blood cancer secara umum:

Demam dan menggigil.
Mual muntah dan sembelit.
Sakit tenggorokan.
Sakit kepala.
Mudah merasa kelelahan.
Keringat di malam hari.
Berat badan turun drastis.
Terdapat bintik merah pada kulit hingga ruam biru.
Sering terkena penyakit.
Terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening.
Nyeri pada sendi dan tulang.
Sesak nafas.
Mudah terjadi pendarahan atau mimisan.

Kanker darah atau blood cancer sendiri dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

1. Leukemia.
Merupakan kanker yang menyerang sel darah putih atau leukosit. Sel kanker dalam sel darah putih menghentikannya untuk melakukan tugas sebagai pembunuh infeksi. Selain itu sel kanker ini juga mencegah sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel darah merah sehingga tubuh kekurangan trombosit.

2. Limfoma.
Menyerang sel darah putih yang memiliki fungsi melawan infeksi atau limfosit. Sel darah ini dihasilkan di kelenjar getah bening dan sumsum tulang belakang. Pada penderita blood cancer tipe ini, kelenjar getah bening menjadi bengkak yang terlihat dari luar tubuh. penderita limfoma akan mengalami penurunan kekebalan tubuh sehingga sangat mudah terkena infeksi.

3. Myeloma.
Myeloma merupakan kanker ganas yang menyerang plasma sel. Sel kanker muncul di sumsum tulang belakang dan mengubah plasma sel menjadi sel abnormal yang tidak terkendali. Penyebaran sel kanker myeloma sangat cepat dibandingkan jenis kanker lainnya.

Kanker kini menjadi penyakit kronis yang sangat ditakuti karena memerlukan pengobatan yang tidak mudah dan murah. Penderita kanker harus berhadapan dengan treatment khusus seperti radiasi, kemoterapi dan beberapa kali operasi. Meski siapa saja bisa terkena kanker, namun ada golongan tertentu yang memiliki resiko lebih besar sehingga perlu lebih waspada. Golongan yang lebih rawan terkena blood cancer antara lain:

Pria lebih rawan terkena blood cancer.
Berusia di atas 55 tahun.
Memiliki riwayat keluarga dengan blood cancer.
Memiliki riwayat penyakit autoimun seperti HIV.
Memiliki riwayat merokok.
Terpapar virus pylori.
Terpapar peptisida.

Dari pengertian dan macam-macam jenis kanker darah di atas, Anda bisa mengambil hikmah dengan mewaspadai munculnya gejala kanker seperti yang disebutkan. Siapa saja bisa terkena jenis kanker ini sehingga jika ada gejala pendarahan tanpa sebab pasti yang terjadi cukup sering dan disertai dengan nyeri pada tulang serta ruam kulit, segera periksakan di dokter spesialis hematologi agar mendapatkan pemeriksaan detail untuk memberikan diagnosa yang tepat.