Mengetahui Penyebab Kanker Serviks dan Pengobatannya

Posted by Ayied Muhammad Riduan on 3:00 AM in
Ada beberapa penyebab kanker serviks yang diketahui sampai saat ini. Meskipun penyebabnya masih belum pasti, tetapi yang paling banyak berkaitan adalah karena infeksi virus HPV. Beberapa aktivitas tidak sehat seperti merokok dan jarang mengonsumsi buah serta sayur pun sangat banyak berpengaruh pada kekebalan tubuh terhadap virus yang menyebabkan kanker serviks. Wanita dengan riwayat keturunan mengalami kanker serviks juga memiliki risiko lebih tinggi. Yang lebih penting lagi adalah menjaga pola kegiatan seksual supaya tidak mudah terkena penyakit menular yang meningkatkan risiko terkena kanker serviks.

Diagnosis dan Pengobatan Kanker Serviks

Penyebab Kanker Serviks dan Pengobatannya

Sebelum melakukan pengobatan secara menyeluruh, tentu saja dokter perlu memastikan apakah Anda terkena kanker serviks atau tidak. Untuk memastikan hal tersebut, dokter akan melakukan tes pap smear pada rahim. Tes tersebut digunakan untuk mengetahui apakah ada perubahan atau malfungsi sel yang nantinya dapat mengakibatkan kanker.

Jika Anda periksa pada dokter umum, biasanya dokter yang bersangkutan akan memberikan rujukan pada dokter kandungan jika melihat adanya kelainan dari hasil tes. Atau, jika Anda mengalami perdarahan abnormal, dokter umum juga akan merujuk Anda ke dokter kandungan yang lebih ahli dalam hal tersebut.

Namun, Anda juga perlu tahu bahwa kondisi perdarahan yang tidak normal pada vagina, bukan berarti melulu Anda sudah terkena kanker serviks. Bisa saja hal itu disebabkan oleh klamidia yang merupakan salah satu penyakit menular seksual oleh infeksi bakteri.

Untuk mengetahui secara pasti apakah Anda terserang kanker serviks atau tidak, Anda dapat melakukan tes seperti kolposkopi atau cone biospy. Ketika dokter sudah yakin dengan gejala yang Anda alami, akan ada tahap pemeriksaan lanjutan.

Tahap pemeriksaan akan meliputi pemeriksaan rahim, rektum, vagina, dan kandung kemih. Kemudian tes darah, dilanjutkan tes imaging atau pemindaian. Tes pemindaian meliputi CT scan, MRI scan, sinar X, dan PET scan. Tujuan pemindaian adalah untuk dapat mengidentifikasi seperti apa tumor kanker yang Anda alami dan bagaimana penyebarannya.

Setelah tahap diagnosis, dokter akan memberikan pilihan pengobatan. Namun, biasanya pengobatan disesuaikan dengan kemampuan pasien secara fisik maupun psikis. Pengobatan bisa melalui serangkaian operasi untuk mengangkat bagian yang terinfeksi. Operasi pengangkatan ada tiga jenis, yaitu radical trachelectomy, histerektomi total, atau pelvic exenteration.

Selain operasi, dapat juga melakukan pengobatan dengan radioterapi. Pengobatan dengan cara ini bisa dilakukan di tahap-tahap awal kanker serviks. Pasien akan dipapar radiasi dari luar menggunakan mesin, atau ada juga radiasi internal dengan mengimplan sumber radiasi ke dalam tubuh.

Ketika radioterapi sudah tidak mampu mengatasi, maka prosesnya akan dibarengi dengan kemoterapi. Proses ini dapat dilakukan untuk mencegah bertumbuhnya kanker lebih banyak.

Namun, harus juga selalu diingat bahwa penanganan kanker selalu memiliki risiko. Contohnya, pasien akan mengalami menopuse dini sebagai bagian dari paparan zat kimia.